Site icon STIE Muhammadiyah Jakarta Binjai

Review Ragnarok Online: Masih Layak Dimainkan di 2024?

Dua Dekade Lebih, Ragnarok Online Tetap Bertahan — Kenapa?

Kalau kamu pernah duduk di warnet tahun 2003-an sambil begadang demi nge-grind level Swordman, kamu pasti tahu betapa adiktifnya Ragnarok Online. Tapi pertanyaannya sekarang: apakah game MMORPG klasik ini masih relevan dibanding game-game modern yang grafiknya jauh lebih canggih? Artikel ini akan membedah RO secara jujur — kelebihan, kekurangan, dan apakah worth it untuk kamu coba atau balik lagi.


Apa yang Bikin Ragnarok Online Berbeda dari MMORPG Lain

Ragnarok Online dirilis pertama kali oleh Gravity Co. pada 2002 dan masuk Indonesia sekitar 2003 lewat PT. Lyto. Berbeda dari kebanyakan MMORPG yang pakai kamera 3D penuh, RO menggunakan tampilan isometric 2.5D — karakter sprite 2D bergerak di atas map 3D. Ini bukan kekurangan, justru jadi identitas uniknya.

Sistem job class di RO juga jauh lebih kompleks dari yang terlihat. Kamu mulai sebagai Novice, lalu bisa berevolusi ke berbagai kelas seperti:

Setiap kelas punya gaya main yang benar-benar beda. Ini yang bikin RO punya replayability tinggi — satu akun bisa punya karakter dengan playstyle yang sama sekali berbeda.


Sistem Stat dan Build: Kompleks tapi Memuaskan

Salah satu daya tarik RO yang sering diremehkan pemain baru adalah sistem stat manual. Kamu bebas mengalokasikan point STR, AGI, VIT, INT, DEX, dan LUK sesuai build yang kamu inginkan. Tidak ada template wajib — ada ribuan kombinasi build yang bisa kamu eksplorasi.

Di sinilah RO unggul dibanding banyak game modern yang sistem karakternya terlalu linear. Komunitas veteran RO bahkan masih aktif mendiskusikan build meta vs build unik di berbagai forum. Kalau kamu suka eksplorasi sistem karakter yang dalam, RO akan terasa sangat memuaskan.


Kekurangan yang Harus Kamu Tahu Sebelum Main

Jujur, RO bukan tanpa cela. Beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan:

Grind yang panjang. Leveling di RO, terutama di versi klasik, butuh waktu luar biasa lama. Beberapa pemain bahkan butuh berhari-hari real time hanya untuk naik beberapa level di range tertentu.

Ekonomi in-game yang volatile. Sistem Zeny (mata uang RO) dan market player-driven membuat harga item bisa fluktuatif drastis. Ini bisa jadi menyenangkan kalau kamu suka trading, tapi frustrasi kalau kamu cuma mau fokus battle.

Pay-to-win di beberapa server. Server resmi Indonesia beberapa kali dikritik karena item premium berbayar yang terlalu berpengaruh ke performa karakter. Berbeda dengan private server yang sering lebih seimbang, meski tentu ada risiko lain.

Buat kamu yang suka eksplorasi game online dengan berbagai opsi, ada baiknya juga sesekali cek platform seperti https://kakekslot.net/ yang menyediakan referensi berbagai jenis permainan online untuk menemukan apa yang paling cocok dengan preferensimu.


RO Klasik vs RO Mobile: Mana yang Lebih Baik?

Sekarang ada dua pilihan utama: Ragnarok Online PC (termasuk berbagai private server) dan Ragnarok M: Eternal Love versi mobile. Perbandingannya cukup signifikan:

| Aspek | RO PC | RO Mobile ||—|—|—|| Grafis | Sprite klasik | 3D modern || Kontrol | Keyboard/Mouse | Touch screen || Komunitas | Lebih kecil, niche | Lebih besar || Grind | Lebih keras | Ada fitur auto-battle || Nostalgia | Tinggi banget | Sedang |

Untuk pemain baru yang belum pernah kenal RO sama sekali, RO Mobile mungkin lebih ramah. Tapi untuk yang ingin merasakan pengalaman “asli” Ragnarok, versi PC — terutama lewat private server ragna.pk atau server episode klasik — masih tak tertandingi.


Verdict: Untuk Siapa RO Ini Cocok?

Ragnarok Online cocok untuk kamu yang:

Tapi kalau kamu mengharapkan grafis AAA, gameplay cepat seperti action game modern, atau konten yang bisa diselesaikan dalam beberapa jam — RO mungkin akan terasa lambat dan ketinggalan zaman.

Dua dekade lebih kehadirannya membuktikan bahwa RO punya sesuatu yang tidak dimiliki banyak game: komunitas yang loyal dan sistem yang tetap menarik meski dimainkan ulang. Itu sendiri sudah cukup jadi alasan untuk setidaknya mencobanya sekali.

Exit mobile version